RSS

Arsip Tag: kisah binatang

Kisah Dua Kodok

Kisah ini sebenarnya sudah pernah saya post di tahun 2009 lalu. Hari ini saya publish lagi, di weblog ini. Karena saya yakin, kisah inspiratif seperti ini, tidak akan pernah usang. Cerita ini awalnya saya dapat dari teman dan secara berantai gitu deh. Ah.. oke lah, silahkan disimak.

Suatu hari dua ekor kodok masuk ke sebuah dapur. Mereka loncat kesana kemari. Akhirnya kodok-kodok enerjik ini mendarat di sebuah panci besar memuat susu segar.

Tentu saja mereka berusaha untuk keluar dari panci itu. Namun susu itu terlalu dalam sehingga mereka tak dapat memakai dasar panci sebagai pijakan untuk meloncat keluar. Dinding panci terlalu licin, dan bibir panci terlalu tinggi.

Akhirnya mereka hanya berenang-renang di susu itu. Lama kelamaan mereka lelah. Kodok yang satu merasa putus asa. Karena kelelahan dan harapan hidupnya yang telah patah, ia pelan-pelan tenggelam ke dasar panci. Kodok yang satunya terus berusaha untuk menggerakkan keempat kakinya.

Ia terus berenang di permukaan susu itu. Ia lelah tapi ia tak mau tenggelam. Ia terus ber-ikhtiar.

Ternyata apa yang ia lakukan itu tanpa sadar sama dengan yang dilakukan seorang pembuat mentega. Mentega akan terbentuk dan muncul di permukaan susu segar jika susu segar terus diaduk hingga berapa lama. Lama-kelamaan permukaan susu mengental dan akhirnya mengeras. Kodok itu akhirnya menemukan bahwa permukaan susu sekarang cukup keras dan kuat untuk menjadi landasan lompat. Lalu ia meloncat ke luar panci dengan selamat.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Februari 22, 2012 inci Kisah Inspiratif

 

Tag: , , ,

Hobi Induk Ayam Menendang-nendang Anaknya..

Di sudut kampung, terlihat induk ayam sedang asyik berburu makanan. Mengais rizki dari sisa-sia makanan manusia yang tidak dibuang. Ya, ayam-ayam itu memang persis berada di belakang salah satu warung desa yang cukup ramai dikunjungi orang.

Lalu, apa kali ini kita akan membahas soal warung dan sisa makanan yang terbuang? Cukup menarik memang membahas hal itu, namun kali ini justru perhatianku tertuju pada tingkah induk ayam dan anak-anaknya.

Ada hal yang menarik. Pertama kulihat, sempat ku berpikir bahwa jahat sekali sih induk ayam itu??… Betapa tidak, saat ada anak ayam menghampirinya, si induk ayam selalu menendang-nendang anak ayam itu. Ya, awalnya memang saya tidak terlalu paham mengapa si induk berbuat demikian. Subhanallah.. saya masih tertahan, untuk kemudian diberi kesempatan Allah untuk mengetahui jawaban dari pertanyaan dan praduga-praduga saya tadi.

Apakah induk ayam saking serakahnya atau saking sibuknya, sehingga bahkan pada saat mencari makan, dia tidak mau diganggu oleh anak-anaknya yang merengek minta makan..??

Salah seorang sahabat yang bersama saya waktu itu kemudian mengatakan pada saya bahwa memang induk ayam biasa melakukan itu. Mereka mencoba untuk memberi dan melatih anaknya agar mulai bisa belajar mandiri. Menendang-nendang mereka saat mereka (si anak-anak ayam) mendekat untuk merengek minta makan pada induknya, ternyata adalah bentuk wujud mereka untuk memberitahu anak-anaknya “Nak, coba cari sendiri ya…!”

Ya, beberapa saat setelah anak-anak ayam tumbuh, induk ayam mulai melatih anak-anak mereka mandiri dalam mencari makan. Meski juga anak mereka terlihat masih kecil, anak-anak ayam itu sudah mulai dilatih untuk bisa mandiri dan mau berusaha memperjuangkan nasibnya.

Manusia adalah makhluk yang tertinggi derajatnya.. namun tak ada salahnya kita juga belajar dengan iqro’ pada tingkah laku ayam. Moga bermanfaat.

 
1 Komentar

Ditulis oleh pada Januari 30, 2012 inci Kisah Inspiratif

 

Tag: , , , ,