RSS

Compete is not immoral…

Bangsa ini sebenarnya haus akan kompetisi.. Butuh kompetisi.
Butuh wadah yang mampu menjadikan bangsa ini menjadi bangsa yang always ready to fight!.. fight to be the first, best, and different.

YA! Sebuah bangsa akan kian matang dengan adanya kompetisi-kompetisi berkualitas dan berlaku di semua aspek. Lihat saja contoh yang sering kita tonton di televisi; Bangsa Jepang yang luar biasa dengan semangat berjuangnya! Untuk membuktikan bahwa ia-lah orang yang terbaik di profesinya.. menjadi orang yang paling cerdik, orang yang paling cepat, orang yang paling kuat, orang yang paling tangguh dan mampu bertahan, orang yang paling kreatif. Dengan kompetisi-kompetisi seperti itulah, mereka terbentuk menjadi bangsa yang haus untuk berkarya dan berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negaranya. Kembali pada contoh tontonan TV tentang kompetisi-kompetisi Bangsa Jepang. Lihatlah betapa Bangsa Jepang yang saling tersenyum, dalam menerima kekalahan, pun mereka sering mencoba hingga beberapa kali untuk menguji sendiri dirinya, apakah dirinya sudah cukup lebih baik dari sebelumnya. Hmm.. sebuah mental pejuang tangguh. Bahkan mereka bersaing dengan fun!.. YA, karena bersaing bukanlah perbuatan jahat..!!

YA, isu yang saya usung  kali ini adalah “compete is not immoral”. Bahwa bersaing bukanlah hal yang tidak bermoral. Harus sangat haati-hati sekali melihat hal tersebut, karena dengan perspektif yang bergeser sedikit saja, bisa jadi justru akan ditentang.Demikian sedikit sentuhan yang saya suguhkan dalam note ringkas ini.. Tulisan ini bisa menjadi sangat panjang, dan untuk kali ini memang sengaja diputus sampai disini dulu. Selamat merenung, dan bersiaplah dengan kompetisi-kompetisi di hadapan Anda.

 

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Januari 31, 2012 inci Pemberdayaan Diri

 

Tag: , , , ,

Hobi Induk Ayam Menendang-nendang Anaknya..

Di sudut kampung, terlihat induk ayam sedang asyik berburu makanan. Mengais rizki dari sisa-sia makanan manusia yang tidak dibuang. Ya, ayam-ayam itu memang persis berada di belakang salah satu warung desa yang cukup ramai dikunjungi orang.

Lalu, apa kali ini kita akan membahas soal warung dan sisa makanan yang terbuang? Cukup menarik memang membahas hal itu, namun kali ini justru perhatianku tertuju pada tingkah induk ayam dan anak-anaknya.

Ada hal yang menarik. Pertama kulihat, sempat ku berpikir bahwa jahat sekali sih induk ayam itu??… Betapa tidak, saat ada anak ayam menghampirinya, si induk ayam selalu menendang-nendang anak ayam itu. Ya, awalnya memang saya tidak terlalu paham mengapa si induk berbuat demikian. Subhanallah.. saya masih tertahan, untuk kemudian diberi kesempatan Allah untuk mengetahui jawaban dari pertanyaan dan praduga-praduga saya tadi.

Apakah induk ayam saking serakahnya atau saking sibuknya, sehingga bahkan pada saat mencari makan, dia tidak mau diganggu oleh anak-anaknya yang merengek minta makan..??

Salah seorang sahabat yang bersama saya waktu itu kemudian mengatakan pada saya bahwa memang induk ayam biasa melakukan itu. Mereka mencoba untuk memberi dan melatih anaknya agar mulai bisa belajar mandiri. Menendang-nendang mereka saat mereka (si anak-anak ayam) mendekat untuk merengek minta makan pada induknya, ternyata adalah bentuk wujud mereka untuk memberitahu anak-anaknya “Nak, coba cari sendiri ya…!”

Ya, beberapa saat setelah anak-anak ayam tumbuh, induk ayam mulai melatih anak-anak mereka mandiri dalam mencari makan. Meski juga anak mereka terlihat masih kecil, anak-anak ayam itu sudah mulai dilatih untuk bisa mandiri dan mau berusaha memperjuangkan nasibnya.

Manusia adalah makhluk yang tertinggi derajatnya.. namun tak ada salahnya kita juga belajar dengan iqro’ pada tingkah laku ayam. Moga bermanfaat.

 
1 Komentar

Ditulis oleh pada Januari 30, 2012 inci Kisah Inspiratif

 

Tag: , , , ,

Cerita Sukses Pebisnis Pulsa

(ini adalah kisah yang aku re-post, dari note saya maret 2009 lalu).
Saudara, beberapa waktu lalu saya dikejutkan dengan cerita seorang kawan lamaku. Dulunya orang ini adalah salah satu rekanku berdagang di bisnis perangkat wartel dan seputaran perangkat pendukungnya..
bla bla bla.. sampe suatu saat kemudian…
bisnis perangkat wartel jadi sepi… maklum, seperti Anda lihat saat ini, bahkan sejak beberapa tahun yang lalu, wartel sudah terlalu jenuh, menjamur dimana-mana.. Hingga akhirnya… kami di komunitas bisnis perangkat wartel, satu demi satu berubah haluan.. mengambil berbagai langkah inovasi produk dan bahkan diversifikasi bisnis..

Suatu ketika saat itu, yaa.. mungkin sekitar 3th yang lalu… rekanku ini cerita saat kita sharing.. Ia bercerita bahwa kini tengah merintis usaha sebagai provider pulsa.. “Belajar metani bisnis kecil-kecilan…” katanya saat itu..
Nah, cerita kemudian berkembang setelah setahun yang lalu saya ketemu dengan rekan
saya tadi.
Dengan sangat rendah hati waktu aku tanya-tanya…
beliau menjawab.. “yaa alhamdulillah Pak Must, sudah mulai stabil..”

Lalu aku nanya, trus, gimana capaiannya sekarang?
Beliau menjawab:
”Opo sih sampean ini?” –> ada ada saja Anda ini

Tentu saja saya semakin penasaran dengan jawaban itu. So, saya desak bertanya kedua kalinya.
Akhirnya, beliau menjawab:
”Ya.. alhamdullaah.. tapi bisnis pulsa itu untung-e sithik Pak (untung cuma sedikit, red).
paling-paling cuma 1 %.. yaa maksimal 2% lah…”

Aku semakin penasaran… trus aku kejar:
emang, skarang bisa stabil di omset berapa Pak?

Akhirnya beliau menjawab dengan tersenyum kecil:
”.. yaa… klo omset harian rata-rata 800juta rupiah Pak..”

GLODHAG!! Saya terbelalak saat itu.. Hwih, ternyata jual pulsa itu lumayan juga omsetnya??! –> sejak saat itu akhirnya saya pelan2.. mencoba mempelajari skema bisnis ini..

Bayangkan, 800juta/hari dikalikan 2% khan sekitar 16 juta perhari –> laba kotor.

catatan tambahan:
Semakin menarik kisah ini, karena ternyata bisnis yang dilakukan sementara itu dilakukan hanya dengan tenaga online marketing 2 orang saja. Salah satu tenaga marketingnya, hanyalah office boy yang ditraining untuk diberdayakan.
LUAR BIASA… hanya dengan waktu tidak sampai 2 tahun, usaha yang dirintisnya itu stabil di omset sebesar itu. Kalau sekarang, berapa ya? InsyaAllah tentunya semakin berlipat ganda..

Saya ingat sekali, beliau waktu itu kalo ditanya orang soal tips suksesnya, beliau selalu
menjawab: “Kunci-nya cuma JUJUR dan KOMITMEN.”

Semoga bermanfaat untuk dikaji.

 
1 Komentar

Ditulis oleh pada Januari 29, 2012 inci Kisah Inspiratif

 

Tag: , , , , , ,

Nggak Punya Modal..??

Ada sebuah kisah menarik. Alkisah jaman dahulu kala hiduplah seorang pemuda. Ia seorang miskin, tidak punya pekerjaan, apalagi penghasilan. Setiap waktu hidupnya hanya diisi penyesalan, selain mengumpat tentunya. Walau ia sadar, tempat untuk bekerja sangatlah terbatas, negerinya sedang prihatin. Tapi untuk mulai usaha, dirinya tidak memiliki modal sama sekali. Ia pun merenung putus asa.
Tiba-tiba datang seorang yang sudah tua. Kakek tua itu nampak lebih beruntung kondisinya dibanding si anak muda. Dengan bijak kakek itu menyapa anak muda
“Wahai anak muda, apa yang sedang kaupikirkan? mengapa kau terlihat putus asa?” tanya kakek itu.
“Kakek lebih beruntung dari saya” jawab anak muda yang melihat orangtua itu membawa sejumlah uang tail emas. “Saya hanyalah anak muda yang miskin tidak berguna, pengangguran, tidak memiliki penghasilan..”
Kakek itu tertawa, kemudian berkata
“Sesungguhnya kamu jauh lebih kaya dari saya anak muda”
Anak muda itu kaget, setengah marah karena merasa diejek
“Maksud kakek apa? saya sudah merana dengan kondisi saya ini, jangan kakek tambah penderitaan saya dengan mengejek saya. Sudah jelas saya tidak punya apa-apa kek!”
Dengan bijak orangtua itu tersenyum
“Sejak kapan kakek mengejek kamu, Nak. Kakek serius ketika bilang kamu lebih kaya dari kakek..”
Anak muda mengernyitkan dahi nya. Entah apa maksud si kakek ini.
Sang kakek melanjutkan
“Nak, kakek punya 50 tail emas. Dengan uang ini kakek mau membeli wajah kamu yang tanpa cacat ini, untuk kakek tukar dengan wajah yang buruk. Bagaimana menurut kamu?
Kontan anak muda ini menolak tawaran si kakek
“Baiklah kalau begitu, kakek tambah 50 tail emas lagi untuk membeli kesehatan kamu. Kakek tukar dengan tubuh yang lumpuh tidak berdaya. Apakah kamu mau Nak?
Kembali anak muda menggelengkan kepala.
Kakek pun melanjutkan tawarannya
“Kakek tambah 50 tail emas lagi untuk menukar masa mudamu. Jika kamu setuju, kamu akan menjadi kakek-kakek seperti ku juga. Bagaimana Nak?”
Anak muda itu kemudian dapat berpikir maksud sang kakek
“Nah sekarang kakek tambah 50 tail terakhir untuk kakek tukar dengan kebahagian kamu. Kamu akan memiliki keluarga yang tidak bahagia jika menerima tawaran ini.” lanjut sang kakek
Anak muda itu tetap menolak. Kemudian sang kakek berkata,
“Bagaimana bisa kamu bilang bahwa kamu miskin, sementara kamu memiliki harta yang melebihi harga 200tail emas?”
Anak muda itu segera berlari, dan segera mencari kayu di hutan untuk dijualnya ke pasar…

Apa hikmah cerita ini?
Saya sendiri seringkali bertemu orang-orang yang berkata “saya tidak punya modal untuk memulai usaha”. Kalimat tersebut hanyalah sebuah alasan (excuse). Mental below the line yang selalu menyalahi kondisi yang seperti ini harus kita perbaiki.
Salah seorang guru saya memiliki cara unik untuk menantang tipe orang yang selalu berkata “tidak memiliki modal”. Guru saya itu bersedia meminjamkan uang Rp1500 untuk membeli satu botol minuman dalam kemasan di supermarket. Dengan satu botol itu, ia akan menyuruh orang itu untuk menjual di lampu merah seharga Rp2000. Kemudian ia bisa menabung Rp500 dan membeli satu botol lagi. Begitu seterusnya hingga ia bisa membeli dua botol.
Dari dua botol menjadi empat botol, kemudian menjadi satu lusin, bahkan satu dus. Dari satu dus, menjadi dua dus, menjadi satu lusin dus, bahkan menjadi agen minuman. Dari agen minuman pun bisa menjadi distributor, bahkan memiliki pabrik sendiri! So, masihkan bilang tidak ada modal?

>> Cerita yg aku dapat dari mas Agus. semoga dapat bermanfaat juga buat yang lain.. amin

 
1 Komentar

Ditulis oleh pada Januari 29, 2012 inci Kisah Inspiratif

 

Tag: , , , , ,

Hubungan Mindset dan Sukses..?#$@&%^

Rekan sekalian, kali ini saya mau sharing hal sederhana lagi, yaitu tentang Mindset dan Sukses. Singkatnya.., saya mau coba membahas sedikit tentang hubungan mindset dan sukses dari apa yang saya pahami.

MINDSET adalah suatu bentuk pemodelan dalam berpikir. Sebuah set keyakinan atau cara berpikir pada diri seseorang yang mendasarinya berperilaku dan membentuk mental yang ada pd dirinya.

SUKSES merupakan PENCAPAIAN
MINDSET adalah roh dari KESUKSESAN
Sehingga.. MIND SET adalah SUKSES itu sendiri.

Artinya.. SUKSES adalah Bagaimana Anda menata dan mengkontruks MINDSET Anda. Dan atau KESUKSESAN ANDA tergantung apa dan bagaimana bangunan MINDSET Anda.

Itulah kenapa, berlaku hukum relative pada KESUKSESAN seseorang.
Itulah kenapa, pendapat orang tentang penilaian sukses berbeda-beda.
Dan hati-hati.. hargailah perbedaan mindset sukses sesama kita, karena itu alamiah. Mari saling belajar saja dari perbedaan itu.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Januari 29, 2012 inci Pemberdayaan Diri

 

Tag: , , , ,

Tanya Jawab Seputar Hypnosis

Berikut ini adalah serangkaian informasi yang saya kemas dalam bentuk tanya jawab, seputar tentang hypnosis, hipnotis. Semoga dapat memberikan gambaran lebih jelas buat temen-temen sekalian..

Apa bedhanya hypnosis dengan hypnotist?
Hypnotist adalah pelaku atau orangnya. Sedangkan Hypnosis adalah proses, kegiatan, atau kondisinya.
NB: di masyarakat kita seringkali dianggap sama.

Apakah setiap orang bisa melakukan hypnosis?
Yup, sebenarnya IYA. Pada dasarnya setiap orang bisa. Ini bukan soal bakat, faktor keturunan, dan atau kesaktian tertentu.

Apakah pada kondisi hypnosis itu, seorang hypnotist  memiliki control sepenuhnya terhadap klien?
Sebenarnya TIDAK. Pada dasarnya tetap saja akan terbatasi dengan nilai-nilai atau belief yang diyakini oleh orang (kien) tersebut.

Apakah penting belajar hypnosis?
Sebenarnya itu tergantung pilihan pada diri masing-masing orang. Sebab segala sesuatu barua kan memiliki arti pada saat kita telah memberikan arti pada sesuatu itu.

Apakah seseorang bisa belajar hypnosis secara mandiri?
BISA. Pada dasarnya pelatihan-pelatihan dan workshop dilakukan untuk memperkenalkan metode yang lebih efektif saja.

Apakah berbahaya jika seseorang belajar hypnosis secara mandiri?
Pada dasarnya TIDAK BERBAHAYA SAMA SEKALI. Hanya, belajar dengan tutor tentu akan lebih mudah, lebih efektif, dan terkendali dari peluang penyimpangan.

Apa sih modak utama belajar hypnosis?
MAU dan PERCAYA DIRI.

Apakah seseorang dapat membantu orang lain dengan kemampuan hypnosis yang ia miliki?
YA. Dan penanganan-penanganan kasus terapi seperti itulah yang dikenal dengan hypnotherapy.

Seperti apa sajakah kasus-kasus yang dapat ditangani dengan memanfaatkan hypnotherapy?
Hypnotherapy dapat membantu menyelesaikan kasus-kasus stress, depresi, trauma, fobia, minder atau kurang percaya diri, kegelisahan, kekecewaan atau kesedihan berkepanjangan, kurangnya penerimaan diri, kecanduan narkoba, dsb.

Apakah dalam hypnosis perlu ritual mistik atau berbau klenik tertentu?
TIDAK.

Jadi, ilmu hypnosis itu bukan ilmu hitam?
BUKAN! Hypnosis bukanlah ilmu hitam atau ilmu untuk berbuat jahat. Hypnosis adalah secuil misteri ilmu yang yang ada di kehidupan ini, yang musti kita gali dan kita manfaatkan untuk membuat diri kita, kualitas hidup kita bisa lebih baik.

=======

JADWAL WORKSHOP TERDEKAT;  intip di sini.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Januari 29, 2012 inci tanya jawab

 

Tag: , , , ,

Bahan Baku Manusia HANDAL

Ada sekian banyak buku, seminar, quote, dan berbagai kisah inspiratif baik teknis maupun non teknis tentang kisah, trik, tips dan cara sukses yang dijual dimana-mana..   Namun sudah tahu kah Anda? sudah sadarkah Anda.. bahwa itu semua tidak semudah dan sedahyat seperti yang disampaikan, jika kita tidak tau peta asli-nya.. jika kita tidak menangkap dan memahaminya pada perspektif yang pas.

Berbagai buku, seminar, training akan membahas dengan banyak cara dan pendekatan. dan tahukah Anda bahwa salah satu RAHASIA penting yang mendasar namun pokok adalah… “CINTAILAH MASALAH..!!!”

Jangan risih dengan masalah, mau ndak?

Jangan lelah untuk terus mengidentifikasi masalah2 di sekitar kita. Mau ndak?

Jangan takut bertanya apa masalah yang tengah dihadapi orang lain. Mau ndak?

Jangan segan untuk mau membantu orang lain utk mancari solusi dr masalahnya. Mau ndak?

Masalah adalah peluang (pada perspektif lainnya), peluang adalah rizki (materi maupun nonmateri), rizki adalah hak tiap orang, karena sukses adalah hak tiap orang. Apakah Anda mau mengambil hak Anda??

Eit, jangan langsung ambil sukses dan kaya..!!! ambil bahan bakunya.. MASALAH. 😀  dan.. Mau kah Anda kasih tau masalah Anda, dan saya bisa diperkenankan membantu apa? 🙂

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Januari 29, 2012 inci Pemberdayaan Diri

 

Tag: , , , , ,